Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label teman

Surat Untuk Bima

Teruntuk, Bima Amartha Putra   Selalu saja keadaan buruk seperti ini yang memaksaku untuk ingat masa lalu. Yang aku ingat, kau suka bernyanyi. Sama sepertiku. Hanya saja kemampuan dan keberanianmu lebih besar ketimbang aku. Dengan gitar kau berdendang tanpa ragu. Aku hanya ikut bersenandung “hmm”. Sepengingatanku, kau pernah jadi pacar temanku. Hubungan yang berlangsung cukup lama dan banyak hal yang terjadi antara kau dan temanku. Putus-nyambung, selalu jadi bumbu. Kau adalah salah satu sahabat dari orang yang pernah cukup dekat dengan ku (sebut saja “mantanku”). Kau mengenalnya lebih dulu daripada aku. Mungkin sebab itu juga kita bisa berteman. Yang aku pernah ingat, tak jarang kita semua bermain di luar jam sekolah. Hanya sekedar nongkrong ala anak abg. Sesekali mengabadikannya lewat foto-foto yang jika dilihat sekarang akan membuat kita berkata, “iuuuuhhh, ini kita dulu?” Kini kau sedang berjuang. Aku tahu kau sedang berjuang. Aku tak pernah cukup dekat unt...

(Lagi) RS Keuangan, Akuntansi dan SDM

Jika ada pertanyaan “bagian hidupmu yang mana yang sedang kau rindukan saat ini?” Aku akan jawab, bagian hidupku di sekitaran umur 18-20  tahun. Jika kau tanya mengapa? Akan ku jawab, “Karena aku bagian dari mereka. Bagian dari keluarga keuangan 2010.” Dinding-dinding kelas akuarium kita jadi saksi. Saksi ketegangan kita saat ujian. Menjadi saksi ritual makan klepon bersama. Aku menulis sambil menengok kenangan, Ketika kita pergi  menyendiri ditempat tinggi dan sejuk. Bukan untuk melarikan diri. Hanya untuk berbagi hati. Tiga hari dua malam yang entah sampai kapan akan terus terkenang. Malam-malam riuh penuh tawa. Malam hening khusyuk penuh doa. Malam gelap penuh curahan. Sadar kejadiaan itu akan menjadi kenangan, Dengan cepat, mata merespon dengan menumpahkan airmata. Sadar hendak berakhir, Peluk menjadi lebih hangat dari sebelumnya. Keluarga, Kalian keluarga. Barangkali mereka menganggap kita badut. Yang menertawakan k...

Momen Dalam Foto

hanya bisa bersyukur ada internet dan media sosial online di zaman sekarang, juga karena keberadaan kamera dan perangkatnya..  kamera dengan pintarnya menangkap dan mengurung momen-momen. momen indah, sedih, menyenangkan, manis, mengharukan. perangkatnya dengan mudahnya menghubungkan ke peralatan canggih dan dengan dibantu media sosial diabadikan untuk dilihat banyak orang.  sesore ini menyenangkan, ditemani foto-foto bersama masa lalu. kebersamaan kita.. untuk teman-teman seperjuangan kelas RS-Keuangan, Akuntansi dan SDM (Vokasi UI) waktu kumpul terakhir sebelum magang kumpul terakhir sebelum magang waktu liburan colongan di ciloto jalan pagi waktu di ciloto pertama kali kita pakai blazer dan jas saat pengambilan nilai matkul customer service

Prodi Perumahsakitan - Keuangan, Akuntansi dan SDM

bahkan aku terus merindukan kalian sejak hari pertama kita diharuskan magang.. bahkan aku terus merindu kalian yang selalu tertawa aku merindukan kejombloan kita... mungkin rindu itu tak akan terbayar dengan pertemuan satu atau dua jam pertemuan.. setelah ini, aku akan selalu menantikan pernikahan selanjutnya.. dan ketika itu aku akan datang sepagi mungkin dan pulang paling terakhir.. hanya untuk melepas rindu... kawan, terbanglah sejauh mungkin, berkembanglah.. aku ingin melihat kalian menampakan diri sebagai bunga yang mekar dengan indahnya ditengah padang rumput luas.. terima kasih atas dua tahun penuh keceriaan.. terima kasih....

Kejutan Makan Malam

kejutaaan~~ malam ini kejutaaan makan malamku tinggal satu suap lagi tetiba dua makhluk Tuhan yang tanpa diundang datang. membawa 2 kantong penuh berisi 'cireng isi'. datang untuk menepati janji. datang untuk berbagi perjuangan memakan 'cireng isi'. datang untuk berbagi mabok cireng. datang untuk berbagi cerita cerita terbaru cerita masa lalu. obrolan ngalor-ngidul, kode-kode-an, sipu malu dalam tawaku.. terima kasih anak-anak yang datang kerumah ku.. terima kasih atas cemilan kenyangnya. terima kasih tawanya. terima kasih.. Terima kasih Fika dan Abang yang sudah datang

Dia Anak Pertama, Dia Pratama

Pamulang, 5 April 2013 Hari ini, dua puluh satu tahun yang lalu, anak kebanggan dari pasangan Bapak Adam dan Ibu Wiwiet hadir ke dunia. Beribu doa dan ucap syukur keduanya dan kerabat terdekatnya. Kasih sayang dan kebebasan di dapatkan selama pertumbuhannya. Hingga membentuknya menjadi pria mandiri yang lebih senang menjadi pengamat daripada ikut langsung menjadi pemeran utama.  Kini, umur nya bertambah, waktu dalam hidupnya semakin berkurang. Tapi keberkahan selalu melingkupinya. Teruntuk Pratama Syawaludien Hadar, Selamat ulang tahun yang ke dua puluh satu tahun, kawan. Ulang tahun kali ini aku dan Nabila tidak bisa merayakan bersamamu, tapi kami takkan pernah lupa berdoa untuk kebaikan dan kebahagianmu, dimanapun kau berada. Semoga kau selalu diberikan kesehatan. Semoga orang-orang yang kau temui disana adalah orang-orang baik yang nantinya akan dapat membantumu. Semoga rasa syukur selalu melingkupimu hingga rasa cukup dan bahagia selalu ada dalam di...

Kejutan Sepele

Setiap orang bisa memberikan pendapatnya kepada orang lain. Gue bisa bilang si A ini baik, si B itu jaha, si C songong dan sebagainya. semua dilakukan atas dasar sesuatu yang dilakukan juga oleh orang yang bersangkutan. Contohnya kawan yang satu ini. Belum kenal mungkin bisa bilang dia contoh makhluk aneh dari planet selain bumi dan spesiesnya sangat langka. Tapi buatku dia istimewa, unik dan to the point gak pake basa-basi. Dia juga termasuk orang yang suka bikin otak jadi mikir, maklum dia memang pintar, dan rasanya dia agak sebel kalo ngomong sama gue yang blo'onnya kebangetan. Kadang kalo di denger sekali omongan dia suka nyelekit, tapi dipikir berulang kali bener juga. Dia suka ngomelin gue yang suka ngetweet dalam waktu dekat, dan tweet gue emang suka nyampah. Saat ingetin gue, gue rada sedih sih, tapi dipikir dari sisi orang lain bener juga.  Dan kali ini gue dikejutkan oleh tweet dia yang menurut gue sangat manis untuk ukuran orang secuek dia. Nih gue capture..... ...

Mereka, yang (selalu) Berjiwa Muda

“I've learned that people will forget what you said, people will forget what you did, but people will never forget how you made them feel.”  ―  Maya Angelou Ingat sama kutipan itu, dan maknanya sangat melekat di relung hati. Ini yang kurasakan ketika bersama Fika dan Mita. Mereka berdua adalah seniorku yang sebenarnya teman seangkatanku, bingung ya? Ya, pokoknya begitu deh. Nah, dari mereka banyak hal yang bisa ku dengar, apalagi sekarang mereka sudah bekerja jadilah banyak pengalaman yang bisa mereka bagi bersamaku. Tapi aku juga punya kebiasaan suka lupa dengan cerita orang. Jadi terkadang mereka sudah cerita tentang sesuatu, tapi aku lupa ketika mereka menceritakannya kembali. Maaf ya kakak-kakak.... Bergaul dengan mereka memberi ku cara pandang yang baru. Membuatku malu ketika kemalasan menjangkitiku. Selalu mendapat kiat-kiat menghadapi perkuliahan. Dapat pengetahuan baru yang memang jarang diketahui orang banyak, tetapi membuatku tertarik. Tapi perlakuan mer...