Langsung ke konten utama

Kejutan Sepele

Setiap orang bisa memberikan pendapatnya kepada orang lain. Gue bisa bilang si A ini baik, si B itu jaha, si C songong dan sebagainya. semua dilakukan atas dasar sesuatu yang dilakukan juga oleh orang yang bersangkutan.

Contohnya kawan yang satu ini. Belum kenal mungkin bisa bilang dia contoh makhluk aneh dari planet selain bumi dan spesiesnya sangat langka. Tapi buatku dia istimewa, unik dan to the point gak pake basa-basi. Dia juga termasuk orang yang suka bikin otak jadi mikir, maklum dia memang pintar, dan rasanya dia agak sebel kalo ngomong sama gue yang blo'onnya kebangetan. Kadang kalo di denger sekali omongan dia suka nyelekit, tapi dipikir berulang kali bener juga. Dia suka ngomelin gue yang suka ngetweet dalam waktu dekat, dan tweet gue emang suka nyampah. Saat ingetin gue, gue rada sedih sih, tapi dipikir dari sisi orang lain bener juga. 

Dan kali ini gue dikejutkan oleh tweet dia yang menurut gue sangat manis untuk ukuran orang secuek dia. Nih gue capture.....


Sepele yah? Tapi untuk ukuran orang yang super cuek kayak dia, menurut gue cukup manis.. :)

Itulah, gue yakin banget orang cuek kayak dia, sesekali bisa memberikan kejutan dengan ucapan seperti itu. Entah apaa yang terjadi nanti di kemudian hari, tapi gue harap tetap bisa bersahabat sama orang ini. Walau jarak memisahkan, walau pribadi yang berbeda semoga itu yang menjadi perekat diantara kami. 

Miss You, Mister! :)

Tertanda, kawan lama yang sedang merindu..
Fauziah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

nonsense

Perasaan macam ini cukup mengganggu hari mingguku. Tampaknya ucapan rindu yang memperparah semuanya. Seharusnya tak kukatakan rasa rindu yang membuncah itu. Nyatanya rindu bukan karena tak bertemu, namun karena tahu bahwa keadaan takkan sama dengan sebelumnya. Karena kamu akan sibuk dengan dirimu sendiri, dengan pekerjaanmu, dan mungkin dengan gadis-gadis baru yang akan kau kenal nanti. Baiklah, memang aku berlebihan. Aku tahu kamu bukan tipe pria yang suka tebar pesona pada para wanita, tapi aku tahu kamu takkan bisa punya perasaan yang sama dengan perasaan yang aku rasakan. Itu yang membuatku cukup khawatir. Kamu tak seharusnya menyebutkan kata kunci itu. Aku terlalu lemah dengan kata itu. Meski kamu ngga berbohong soal itu, tapi maksud dari kata itu aku paham, bukan seperti yang aku inginkan. Tapi tadi aku sebutkan, bahwa aku pun sama sepertimu, yang ingin juga memiliki seseorang yang bisa menjadi teman berbagi apapun. Berbagi cerita, berbagi mimpi-mimpi,berbagi bahagia, juga be...

Don't give a sh*t!

Pertemuan singkat kadang justru lebih  berkualitas untuk melegakan hati. Memang Allah telah melakukannya lebih dahulu, tapi pertemuan dan kehadiran seorang teman semacam air yang dikirim Allah disaat kekeringan. Aku mungkin ngga punya hal-hal mewah yang dimiliki oleh banyak orang dengan uang yang berlebih itu, tapi aku lebih bersyukur punya sahabat yang tak hanya memanfaatkan. Lebih dari sepuluh tahun berteman, bukan waktu yang sebentar untuk saling tahu satu sama lain. Nabila selalu paham apa yang perlu ia katakan dan saat kapan harus mengatakan hal tersebut juga kepada siapa ia harus bercerita. Beberapa hari uring-uringan, mungkin karena "tanggalnya" udah dekat, ditambah dengan kejadian hari senin yang bikin dongkol saat interview di salah satu Rumah Sakit elit yang katanya sih gajinya kecil. Entah aku yang terlalu sensitif, atau memang orang itu menyebalkan sekali. Tapi yang jelas, aku patut bersyukur memutuskan untuk ngga lanjut di proses rekrutmen tersebut.  Aku...

aku ingin berhenti!

pokoknya aku ingin berhenti! tak ada alasan lagi! aku ingin berhenti! berhenti berharap jadi bunga matahari yang cerah ceria yang mengisi harimu. berhenti berharap jadi orang penting dalam hidupmu.. namun satu saat kau mampu rasakan, bagaimana rasanya tak ada aku.  mungkin saat aku lelah mungkin saat aku bosan mungkin saat aku lebih dulu mati.