Langsung ke konten utama

Kamu yang aku cinta ~

Kebersamaan kita, memang sudah direncanakan Tuhan sedemikian rupa. Kedekatan kita tak berlangsung lama, dan aku yakin itu adalah ketetapan-Nya. Kau tak berada di sisi ku sekarang juga karena perintah-Nya. 

Tuhan baik, karena dengan ketiadaanmu di sisiku membuatku tak perlu bingung untuk sibuk memberi kejutan-kejutan manis untukmu. Tak seperti yang dilakukan dia sebagai gadismu. 

Kau tahu, jika aku ada di sisimu sekarang, aku takkan bisa melakukan apa yang dilakukan oleh gadismu. Dan jika aku sedang berada di sisimu sekarang, barangkali aku akan selalu bingung dan merasa tidak enak hari karena aku tak pernah bisa memberimu apa hal unik-unik. 


Selamat berbahagia, kamu. Setengah hatiku berharap kau akan menyertaiku dalam pernikahanmu nanti, di sisi lain aku tak benar-benar yakin ingin bertemu lagi atau tidak denganmu. Karena yang kutahu, semua seakan menjadi luka yang tak kunjung sembuh. 



Aku tak yakin mengapa aku merasakan hal tersebut sebegitu lamanya. Aku tak yakin apa yang membuatku terus menyimpannya baik-baik di satu sudut hatiku yang sangat tersembunyi. Baarangkali karena itu kamu. Kamu yang manis, kamu yang menyenangkan (pada saat itu), kamu yang (mungkin) aku cinta.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

nonsense

Perasaan macam ini cukup mengganggu hari mingguku. Tampaknya ucapan rindu yang memperparah semuanya. Seharusnya tak kukatakan rasa rindu yang membuncah itu. Nyatanya rindu bukan karena tak bertemu, namun karena tahu bahwa keadaan takkan sama dengan sebelumnya. Karena kamu akan sibuk dengan dirimu sendiri, dengan pekerjaanmu, dan mungkin dengan gadis-gadis baru yang akan kau kenal nanti. Baiklah, memang aku berlebihan. Aku tahu kamu bukan tipe pria yang suka tebar pesona pada para wanita, tapi aku tahu kamu takkan bisa punya perasaan yang sama dengan perasaan yang aku rasakan. Itu yang membuatku cukup khawatir. Kamu tak seharusnya menyebutkan kata kunci itu. Aku terlalu lemah dengan kata itu. Meski kamu ngga berbohong soal itu, tapi maksud dari kata itu aku paham, bukan seperti yang aku inginkan. Tapi tadi aku sebutkan, bahwa aku pun sama sepertimu, yang ingin juga memiliki seseorang yang bisa menjadi teman berbagi apapun. Berbagi cerita, berbagi mimpi-mimpi,berbagi bahagia, juga be...

Don't give a sh*t!

Pertemuan singkat kadang justru lebih  berkualitas untuk melegakan hati. Memang Allah telah melakukannya lebih dahulu, tapi pertemuan dan kehadiran seorang teman semacam air yang dikirim Allah disaat kekeringan. Aku mungkin ngga punya hal-hal mewah yang dimiliki oleh banyak orang dengan uang yang berlebih itu, tapi aku lebih bersyukur punya sahabat yang tak hanya memanfaatkan. Lebih dari sepuluh tahun berteman, bukan waktu yang sebentar untuk saling tahu satu sama lain. Nabila selalu paham apa yang perlu ia katakan dan saat kapan harus mengatakan hal tersebut juga kepada siapa ia harus bercerita. Beberapa hari uring-uringan, mungkin karena "tanggalnya" udah dekat, ditambah dengan kejadian hari senin yang bikin dongkol saat interview di salah satu Rumah Sakit elit yang katanya sih gajinya kecil. Entah aku yang terlalu sensitif, atau memang orang itu menyebalkan sekali. Tapi yang jelas, aku patut bersyukur memutuskan untuk ngga lanjut di proses rekrutmen tersebut.  Aku...

Pertemuan (lagi)...

kembali kau bersenda gurau riang. kembali saling mencela. ah betapa senangnya aku melihat wujudmu kembali, setelah hampir sebulan atau dua bulan tak saling jumpa. bahkan, aku memberimu sesuap kue penuh krim itu. hingga mulutmu belepotan oleh krim putih.. rambutmu sudah rapi. terlihat seperti Elvis Presley hihi. sedari sore hari aku harap-harap cemas, apakah benar-benar akan bertemu dengan mu. tapi kau di situ. memang bukan menungguku, tapi kau di situ. tertawa, bergurau, mengeluarkan celoteh-celoteh jenaka yang konyol, bodoh. tapi aku suka :) ah, senang, kau masih seperti biasanya. riang - gembira, penuh kelakar tak berujung. tetap wangi seperti biasanya. tetap rapi seperti biasanya ... semoga waktu bisa mempertemukan kau dan aku kembali yaa.. ceritamu belum lengkap, tuh... selamat malam, Double R