Langsung ke konten utama

Cerita Aku dan Kamu

Kau tahu, aku bahagia memilikimu. Aku bahagia bersamamu. 

Kau ingat pertama kita bertemu? Kau hanya orang asing yang ku kenal karena orang tua kita yang saling mengenal. Beberapa kali kau bertamu ke rumahku, memang dalam rangka orang tua mu yang berkunjung kepada orang tuaku., tapi aku tak pernah berbicara dengan mu. Kau asing bagiku. Ditambah lagi kita berbeda gender, semakin membuatku menjaga jarak dengan mu. 

Tapi saat itu, saat kita hendak menempuh ujian akhir sekolah, aku mengirimkan pesan singkat pada Ibu mu sebagai tanda ku menghormati beliau sebagai orang baik yang pernah ada di kehidupan ku, yang senantiasa membantu kedua orang tuaku. Aku minta doa beliau untuk kelancaran ujian ku. Sesaat setelah Ibu mu membalas, masuk pesan singkat yang isinya sangat mirip dengan yang ku kirimkan pada Ibu mu, hanya berbeda nama. Itulah pesan singkat pertamamu. Ah, nama mu terlalu pasaran, hingga aku tak langsung tahu itu dirimu. 

Setelah pesan pertama itu, banyak pesan-pesann yang kau kirimkan padaku. Begitu juga aku padamu. Hubungan kita semakin berkembang. Kau tahu? Aku selalu saja menanti ucapan selamat pagi mu. Aku selalu saja menanti ucapan rindumu padaku. Aku selalu menantikan obrolan tengah malam bersama mu. Dan selalu,  ku nantikan selalu ucapan selamat malam mu.

Hal itu berlanjut hingga kini, hingga hampir tiga tahun kita bersama. Melewati sabtu malam bersama. Genggaman tangan mu dengan lembut menuntunku menyusuri jalan-jalan yang dipenuhi kerlip lampu kendaraan yang lalu lalang. Mengabadikan puluhan, bahkan ratusan foto bersama. Mengumpulkan tiket atau apapun yang menjadi bukti perjalanan kita. 



Pagi itu, kau datang ke rumah ku, membawa orang tua mu. Terkejut saat melihat mu berdiri di depan rumahku dengan pakaian rapi dan wangi. Ibu ku mempersilahkan kau dan keluarga kecil mu duduk di ruang tamu ku  yang mungil, tapi cukup untuk dua keluarga kecil berkumpul.
Kau mengutarakan maksud dan tujuanmu datang. Aku terkejut, saat kau meminta izin kepada Ayahku untuk meminangku. Kau tak tahu bagaimana perasaanku saat menerima kejutan yang begitu mengejutkan ku hingga ke ubun-ubun. Aku tak bisa berhenti tersenyum, tapi saat yang bersamaan pun aku meneteskan air mata karena tak pecaya kau melakukannya.


*mengalun lagu Marry Your Daughter - Brian Mcknight*

Sir, I'm a bit nervous
About being here today
Still not real sure what I'm going to say
So bare with me please
If I take up too much of your time. 
See in this box is a ring for your oldest.
She's my everything and all that I know is
It would be such a relief if I knew that we were on the same side
Cause very soon I'm hoping that I... 

Can marry your daughter
And make her my wife
I want her to be the only girl that I love for the rest of my life
And give her the best of me 'til the day that I die, yeah
I'm gonna marry your princess
And make her my queen
She'll be the most beautiful bride that I've ever seen
I can't wait to smile
When she walks down the aisle
On the arm of her father
On the day that I marry your daughter

She's been here every step
Since the day that we met 
(I'm scared to death to think of what would happen if she ever left)
So don't you ever worry about me ever treating her bad
I've got most of my vows done so far
(So bring on the better or worse)
And 'til death do us part
There's no doubt in my mind
It's time
I'm ready to start
I swear to you with all of my heart... 

I'm gonna marry your daughter
And make her my wife
I want her to be the only girl that I love for the rest of my life
And give her the best of me 'til the day that I die, yeah
I'm gonna marry your princess
And make her my queen
She'll be the most beautiful bride that I've ever seen
I can't wait to smile
As she walks down the aisle
On the arm of her father
On the day that I marry your daughter

The first time I saw her
I swear I knew that I'd say I do

I'm gonna marry your daughter
And make her my wife
I want her to be the only girl that I love for the rest of my life
And give her the best of me 'till the day that I die
I'm gonna marry your princess
And make her my queen
She'll be the most beautiful bride that I've ever seen
I can't wait to smile
As she walks down the aisle
On the arm of her father
On the day that I marry your daughter


sumber foto : http://www.amesphotos.com/engagement_sessions/engagement_photos/engagement_ring_photo.jpg

Komentar

Postingan populer dari blog ini

nonsense

Perasaan macam ini cukup mengganggu hari mingguku. Tampaknya ucapan rindu yang memperparah semuanya. Seharusnya tak kukatakan rasa rindu yang membuncah itu. Nyatanya rindu bukan karena tak bertemu, namun karena tahu bahwa keadaan takkan sama dengan sebelumnya. Karena kamu akan sibuk dengan dirimu sendiri, dengan pekerjaanmu, dan mungkin dengan gadis-gadis baru yang akan kau kenal nanti. Baiklah, memang aku berlebihan. Aku tahu kamu bukan tipe pria yang suka tebar pesona pada para wanita, tapi aku tahu kamu takkan bisa punya perasaan yang sama dengan perasaan yang aku rasakan. Itu yang membuatku cukup khawatir. Kamu tak seharusnya menyebutkan kata kunci itu. Aku terlalu lemah dengan kata itu. Meski kamu ngga berbohong soal itu, tapi maksud dari kata itu aku paham, bukan seperti yang aku inginkan. Tapi tadi aku sebutkan, bahwa aku pun sama sepertimu, yang ingin juga memiliki seseorang yang bisa menjadi teman berbagi apapun. Berbagi cerita, berbagi mimpi-mimpi,berbagi bahagia, juga be...

Moodboster kuuu

Pertama ketemu orang ini, pas SMP kelas 1. Gue bertemen sama dia bukan gara-gara kita seukuran (badannya), cuma yaa memang takdir yang menemukan kita :D. Yang gue tahu dulu tuh ini bocah maaaanja nya minta ampuun. Gue dan temen-temen yang lain suka kesel ngadepin ini anak karena kemanjaannya dia. Pas naik kelas 2, akhirnya gue pisah kelas sama dia. sempet bersyukur (aih jahat nya gueee), tapi kita tetep temenan kok. Kalau saling papasan, pasti ngobrol dulu, biasa lah anak cwe suka rumpi hahaha. Kalo ke kantin suka makan bareng. Oia, ini bocah kalo di sekolah biasanya bawa bekel, dan bekelnya selalu dimakan sama bocah yang lain. dia mah suka bagi-bagi orangnya. baikkan? Eia, gue lupa memperkenalkan ini bocah. Namanya Edwina Maria Cornelia Funck, memang seperti nama orang nasrani, tapi dia pure muslim kok. Anak pertama dari pasangan Alm. Bapak Eduard dan Ibu Titin. Punya adek namanya Geovani (gue ngg tau nama panjangnya). yaaa itu deh sedikit tentang dia. Eh iya, dia masih SINGLE tu...

aku ingin berhenti!

pokoknya aku ingin berhenti! tak ada alasan lagi! aku ingin berhenti! berhenti berharap jadi bunga matahari yang cerah ceria yang mengisi harimu. berhenti berharap jadi orang penting dalam hidupmu.. namun satu saat kau mampu rasakan, bagaimana rasanya tak ada aku.  mungkin saat aku lelah mungkin saat aku bosan mungkin saat aku lebih dulu mati.